Utama
Penumpukan Mudik Jadi Evaluasi, KSOP Samarinda Janjikan Armada dan Fasilitas Lebih Siap
HEADLINENUSANTARA.COM, Samarinda – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda menjadikan penumpukan calon penumpang saat mudik Lebaran sebagai evaluasi utama dalam persiapan angkutan Lebaran 2026. Penumpukan kerap terjadi karena banyak penumpang datang lebih awal ke pelabuhan, sementara kapal belum dibuka untuk keberangkatan.
Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi KSOP Samarinda, M. Ridha Rangreng, mengatakan kondisi tersebut hampir selalu muncul setiap musim mudik. Pelabuhan Samarinda menjadi titik kumpul penumpang dari berbagai daerah, seperti Berau dan Sangatta, yang tiba lebih awal demi memastikan dapat berangkat saat puncak arus mudik.
“Calon penumpang ini datang dari berbagai daerah. Ada yang dari Berau, ada yang dari Sangatta. Mereka sudah sampai di sini, sementara kapal belum dibuka. Akhirnya terjadi penumpukan di luar,” ujar Ridha, Rabu (11/2/2026).
Berkaca dari kondisi itu, KSOP Samarinda mengklaim telah bergerak lebih awal untuk menekan potensi penumpukan. Koordinasi dengan pengelola pelabuhan dilakukan guna menyiapkan langkah antisipatif, termasuk pengaturan dan kesiapan fasilitas agar penumpang tetap tertampung dengan baik saat lonjakan terjadi.
“Nanti akan kami koordinasikan dengan pengelola pelabuhan, bagaimana menyiapkan fasilitas tambahan untuk mengantisipasi penumpukan itu. Kalau hari-hari biasa, insyaallah masih bisa terakomodasi,” katanya.
Selain penataan penumpang, kesiapan armada angkutan Lebaran juga menjadi bagian dari evaluasi. Ridha menegaskan kapal-kapal yang melayani angkutan penumpang dan barang telah dipersiapkan sejak jauh hari dan dipastikan dalam kondisi layak beroperasi selama masa mudik.
“Insyaallah kami pastikan armada yang mengangkut penumpang maupun barang sudah layak. Makanya jauh-jauh sebelumnya kami sudah bergerak dan mengantisipasi,” tandasnya.
Sebagai informasi, KSOP Samarinda tahun ini juga menggelar sosialisasi langsung dengan operator kapal, nakhoda, hingga kru kapal yang akan melayani angkutan mudik Lebaran. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk menyamakan pemahaman terkait pelayanan, keselamatan, serta kedisiplinan kru selama periode mudik.
Ridha menegaskan pelayanan mudik tidak hanya berkaitan dengan kebersihan kapal, tetapi juga kenyamanan penumpang, kesiapan alat navigasi, serta sikap kru kapal di atas kapal.
Penulis: Juliansyah
Editor: Awan
kapal samarinda  pelabuhan samarinda  


