Kutai Kartanegara
Pemkab Kukar Bahas Tiga Poin Penting dalam Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2025

HEADLINENUSANTARA.COM, Tenggarong - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, membuka Entry Meeting untuk evaluasi perencanaan dan penganggaran sektoral daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar tahun anggaran 2025, pada Jumat (14/2/2025).
Dalam kesempatan ini, Sunggono membacakan sambutan tertulis dari Bupati Kukar, Edi Damansyah. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa kegiatan evaluasi ini lebih dari sekadar proses administratif; ini adalah langkah penting untuk memastikan kebijakan pembangunan yang dirancang dapat efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran Pemkab Kukar diminta untuk memberikan perhatian penuh dan serius dalam menindaklanjuti evaluasi ini.
Tiga poin penting yang disampaikan dalam sambutan Bupati Kukar adalah sebagai berikut:
- Fokus Evaluasi pada Lima Sektor Prioritas
Evaluasi perencanaan harus terfokus pada lima sektor prioritas, yaitu stunting, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Meskipun Kabupaten Kukar telah menerima alokasi anggaran untuk sektor-sektor ini, ditemukan adanya perbedaan dalam rincian anggaran di tingkat sub-kegiatan. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk segera mengirimkan anggaran yang sudah final dan pasti untuk memastikan bahwa program dan kegiatan mendukung pencapaian target pembangunan. - Pemenuhan Data untuk BPKP
Pemenuhan data untuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjadi prioritas utama. Seluruh perangkat daerah diminta untuk segera melengkapi dan menyampaikan data yang dibutuhkan tanpa penundaan. Evaluasi ini hanya bisa berjalan maksimal jika data yang disediakan tepat waktu, akurat, dan sesuai standar yang ditetapkan. - Konfirmasi Hasil Pengujian
Konfirmasi hasil pengujian adalah tahapan penting dalam evaluasi ini. Sunggono menekankan pentingnya kehadiran seluruh pihak terkait dalam acara konfirmasi ini, karena ini bukan hanya formalitas, tetapi merupakan forum strategis untuk memastikan bahwa seluruh tahapan evaluasi dapat dilaksanakan dengan baik.
Sunggono juga mengingatkan bahwa tidak ada lagi pola lama dalam bekerja. Setiap keputusan penganggaran harus didasarkan pada prioritas yang berdampak besar terhadap pembangunan. Selain itu, perencanaan dan penganggaran harus memperhatikan kapabilitas dalam menentukan prioritas yang benar-benar mendorong pencapaian target pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Keberhasilan pembangunan daerah kita sangat bergantung pada perencanaan dan penganggaran yang baik. Kesalahan pada tahap ini dapat berdampak luas pada efektivitas program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kita," pungkasnya.
Penulis: Redaksi Headline Nusantara
Editor: Awan
Diskominfo Kukar