Utama

Besok 4 Maret Jembatan Mahakam Ditutup untuk Uji Beban Usai Ditabrak Tongkang



HEADLINENUSANTARA.COM, Samarinda - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Hendro Satrio, mengungkapkan terjadinya insiden kapal tongkang menabrak Jembatan Mahakam pada 16 Februari lalu. Hal ini ia sampaikan di depan anggota DPRD Kaltim Komisi II dan III dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), pada hari ini Senin (3/3/2025).

Kepala BBPJN Kaltim menjelaskan bahwa Kejadian ini menyebabkan kerusakan serius pada fender pelindung jembatan dan mengganggu struktur ekspansi sambungan jembatan.

 "Kapal atau tongkang yang melintas biasanya berada di sekitar jembatan sepanjang 100 meter, antara pilar 3 dan pilar 4. Namun, kapal tersebut justru berada di antara pilar 3 dan pilar 2 dengan bentang 60 meter," jelas Hendro. "Akibatnya, kapal tongkang tersebut menghantam 20 fender pelindung di depan pilar 3, seperti yang terlihat dalam video yang beredar,” tambahnya.

Menurut Hendro, dampak dari tabrakan tersebut cukup signifikan.

"Kementerian PUPR telah menerima laporan bahwa ekspansi sambungan jembatan mengalami peregangan sebesar 9 mm akibat tertabraknya fender. Saat ini, kami tengah melakukan investigasi dan pengujian terkait kondisi jembatan untuk memastikan keamanan dan kelayakannya," ujarnya.

Risiko terbesar yang dihadapi saat ini adalah ketiadaan fender yang berfungsi sebagai pelindung jembatan dari benturan kapal. "Kami meminta tanggung jawab dari perusahaan pemilik kapal, yaitu PT Pelayaran Mitra 7 Samudra, untuk segera mengganti kerugian yang disebabkan," tegas Hendro. "Kami telah menghitung kerugian akibat kerusakan 2 fender tersebut mencapai sekitar Rp35 miliar, dan kerusakan akibat tertabraknya jembatan sekitar Rp350 juta,” tegasnya.

BBPJN Kaltim menawarkan dua opsi mekanisme klaim kepada pihak perusahaan. "Mereka dapat menyetor dana ke kas negara sebesar yang telah kami sebutkan atau melakukan perbaikan langsung dengan supervisi dari kami," kata Hendro.

Seiring dengan investigasi yang berlangsung, Dinas Perhubungan Kalimantan Timur mengumumkan rencana penutupan sementara lalu lintas di atas Jembatan Mahakam mulai Selasa, 4 Maret 2025 besok. Penutupan ini bertujuan untuk memfasilitasi proses pengujian dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

"Besok pagi, setelah lalu lintas ditutup oleh Dishub, kami akan memulai pengukuran geometrik pada bagian atas jembatan. Pengukuran ini tidak memungkinkan ada kendaraan yang melintas, sehingga harus dilakukan saat penutupan," jelas Hendro.

BBPJN juga akan memasang sensor dan melakukan pengujian beban dinamis dengan bantuan tim Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) serta beberapa profesor ahli yang akan hadir di lokasi.

DEWAN PERTANYAKAN GANTI RUGI PERUSAHAAN PENABRAK JEMBATAN

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh mengungkapkan dalam kasus ini perlu ada pembentukan perjanjian yang memiliki kekuatan hukum, sehingga nantinya antara perusahaan swasta yang akan mengganti kerusakan dengan pemerintah bakal membuat perjanjian tertulis di notaris.

“Jadi kami meminta kepada KSOP untuk membuat perjanjian dari pihak penabrak untuk melakukan ganti rugi perbaikan fender,” ucapnya usai RDP di Gedung E DPRD Kaltim.

Diketahui bersama Jembatan Mahakam 1 Samarinda beberapa waktu lalu sempat dilakukan penutupan aktivitas lalu lintas, namun hal itu tidak berlangsung lama. Abdulloh kembali menegaskan untuk aktivitas lalu lintas dapat kembali ditutup sampai fender kembali berdiri sebagai tiang pelindung.

“Sudah jelas ada surat dari pak Gubernur untuk dilakukan penutupan, maka dari itu kami meminta ini kembali ditutup kembali baik aktivitas di atas maupun di bawah jembatan,” tegasnya.

Disinggung mengenai keluhan pihak swasta terkait rencana penutupan aktivitas di bawah jembatan, Abdulloh menegaskan pihaknya tidak ingin kejadian seperti Jembatan Tenggarong Kutai Kartanegara terulang kembali sehingga merenggut nyawa masyarakat yang melintas.

“Kami memprioritaskan keselamatan masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

jembatan mahakam  Jembatan Mahakam Ditabrak  Tug Boat Tabrak Jembatan Mahakam  Tongkang Tabrak Jembatan Mahakam  Jembatan Mahakam Ditutup  Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal 

Berita Lainnya